Tidak hanya tubuh jasmani, kerohanian kita membutuhkan pertumbuhan. Ibarat makhluk hidup, pertumbuhan terjadi karena ada kehidupan. Faktor utama terjadinya pertumbuhan adalah karena ada asupan gizi. Gizi yang tepat akan menghasilkan pertumbuhan yang sempurna. Lalu bagaimana pertumbuhan rohani terjadi? Bagaimana supaya kerohanian kita dapat bertumbuh? Berikut ada beberapa daftar yang dapat menjadi acuan bagi setiap kita.
- Yohanes 4:34. Yesus berkata bahwa makananNya ialah melakukan kehendak BapaNya. Makanan adalah faktor utama terjadinya pertumbuhan. Jadi faktor utama terjadinya pertumbuhan rohani ialah melakukan kehendak Bapa. Dalam bahasa aslinya, makanan berarti adalah ‘menu makanan‘ atau dalam bahasa Inggrisnya sering disebut diet. Kehendak Bapa ada bermacam-macam dan bermuara pada satu tujuan, yaitu pemerintahan Allah terjadi di bumi (Kej 1:26 Perintah Pertama, Mat 28:19-20 Wasiat Yesus, Why 11:15). Permerintahan Allah terjadi jika kehendak Allah menjadi gaya hidup yang dipenuhi tiap-tiap hari.
- Pertumbuhan tanggung jawab pribadi melalui hubungan dengan Allah (luk 8:14, 1 kor 3:7). Allah adalah sang pemberi pertumbuhan (1 Kor 3:7). Tidak peduli seberapa baik asupan gizi rohani yang diterima, tanpa ada campur tangan Allah, maka tidak akan terjadi pertumbuhan. Juga, Lukas 8:14 berkata bahwa pertumbuhan rohani akan terhalang saat kita masih memelihara kedagingan kita.
- Pertumbuhan terjadi secara kolektif. Kita harus bekerjasama untuk mencapai pertumbuhan yang sempurna. Efesus 4:11-13 berkata bahwa tiap orang telah diberikan fungsinya dan kemaksimalannya masing-masing. Oleh karena itu beberapa hal di bawah ini harus diperhatikan:
- Sasaran pertumbuhan adalah sesuai kepenuhan Kristus. Kepenuhan Kristus (baca: kemaksimalan) dalam diri tiap orang berbeda-beda tergantung jawatannya. Ada rasul, nabi, penginjil, gembala dan guru. Untuk mengetahui jawatan anda, silakan melakukan tes di link ini.
- Bertumbuhlah sesuai jawatan kita. Jawatan berbicara tentang bagaimana seseorang dapat berfungsi. Kita hanyalah potongan puzzle dari seluruh tubuh Kristus. Pertumbuhan terjadi waktu kita berfungsi. Jadi yang perlu terus dikejar adalah bagaimana memenuhi fungsi kita secara maksimal.
- Fungsi tiap orang adalah unik. Bahkan jika si A memiliki jawatan rasul dan si B juga memiliki jawatan rasul, keduanya tetap bisa berfungsi secara berbeda. Jangan ingin keunikan orang lain.
- Jika kita tidak berfungsi, maka kita akan dibuang ke dalam api (Yoh 15). Inilah bentuk hukuman yang menurut saya paling menyerupai neraka. Konsep neraka tidak pernah dijelaskan dalam Alkitab. Alkitab seringkali hanya berkata tentang dibuang. Bukankah pembuangan jauh dari hadirat Allah adalah neraka? Karena kita makhluk Allah (Efesus 2:10) maka kita mutlak butuh Allah sama seperti ikan butuh air. Tanpa Allah maka hidup kita pasti seperti neraka.
- Formula pertumbuhan adalah : Pertumbuhan = makin mengasihi (Yoh 15:10-12) = makin rendah hati (1 Kor 13) = serupa Kristus (Mat 5:48, Mat 11:29). Berikut penjelasannya.
- Pertumbuhan terjadi waktu kita tinggal dalam Kristus.
- Tinggal di dalam Kristus berarti kita akan saling mengasihi.
- Mengasihi berarti mengutamakan orang lain di atas kepentingan diri sendiri, itu berarti kita harus rendah hati.
- Yesus hanya pernah satu kali menyuruh kita belajar dariNya, yaitu mengenai kerendahan hati. Ia adalah teladan kerendahan hati. Berarti saat kita rendah hati, kita menjadi serupa dengan Kristus.
- Menjadi serupa dengan Kristus berarati menjadi sempurna.
(Gambar dari berbagai sumber)







