Jika kita melihat bagaimana sebuah tim sepakbola bernama Barcelona begitu berjaya saat ini, maka kita akan mengambil kesimpulan yang sama. Barcelona yang sekarang adalah tim hasil produk puluhan tahun. Ia mengembangkan satu strategi yang selalu bertahan dari tahun 1970’an di era Johan Cruyff dan pelatih Rinus Michel. Ya, ‘Total Football’!. Meskipun para punggawanya dari Belanda, namun ternyata tim yang sukses menyempurnakannya ialah tim asal Spanyol, Barcelona. Mengapa?
Barcelona adalah klub dengan akademi sepakbola terbaik di dunia. Di sini mereka berkumpul untuk satu tujuan. Belajar ‘Total Football’. Dan sekarang kita dapat melihat hasilnya, bagaimana hampir seluruh isi tim yang meraih ‘Treble Winner’ (Menjuarai 3 kejuaraan, yaitu liga domestik, piala Champions dan piala domestik) ialah produk binaan akademi ini. Sebut saja Lionel Messi, Andres Iniesta, Xavi Hernandes, Carles Puyol, Gerard Pique, dan lainnya. Mereka adalah hasil kerja keras selama lebih dari 30 tahun.
Jika kita menengok ke belakang, sebut saja di era tahun 1990’an, mungkin kita hanya akan mengetahui bahwa Barcelona memiliki sejarah hebat. Tidak banyak prestasi yang mereka hasilkan, bahkan cenderung kalah dari tim-tim Italia, ataupun di awal 2000’an oleh tim-tim Inggris. Namun, sekarang lain ceritanya. Semua orang yakin bahwa Barcelona adalah klub sepakbola paling sukses saat ini. Apa rahasianya?
Jawabannya adalah pada kemampuan untuk melakukan regenerasi. Ya, tidak banyak orang yang mengerti tentang prinsip ini. Padahal, keberlangsungan hidup suatu organisasi sangat tergantung dari bagaimana ia mampu untuk meregenerasi orang-orang di dalamnya. Suatu kerajaan sering runtuh karena mereka gagal ‘melatih’ pangeran mereka untuk menjadi penerus tahta yang baik. Bahkan suatu riset mengatakan bahwa kebanyakan tahta bisnis hanya bertahan sebanyak tiga generasi.
Hal ini menjadi sangat krusial jika kita memiliki pola pikir jangka panjang. Dan kebanyakan orang gagal untuk mengerti dan memikirkan hal ini. Rick Warren, Pendeta yang memiliki 20.000 jemaat di gereja Saddleback di Lake Forest —dan pihak pertama yang berhasil mempertemukan dua kandidat presiden Amerika, John McCain dari Republik dan Barack Obama dari Demokrat (dan bukan CNN atau kantor berita lain)–, Amerika mengatakan bahwa kebanyakan orang cenderung akan memiliki perencanaan (prediksi) jangka pendek (<1 tahun) yang terlalu bombastis (terlalu tinggi) dan perencanaan (prediksi) jangka panjang (> 10 tahun) yang terlalu rendah. Artinya, kebanyakan orang sebenarnya tidak punya gambaran terlalu baik terhadap rencana jangka panjangnya, terutama regenerasi, sebuah proses yang biasanya terjadi setiap 80 tahun sekali.
Pages: 1 2





