Jendela Johari adalah sebuah teknik yang diciptakan untuk membantu seseorang lebih memahami diri sendiri dalam hubungan dengan orang lain. Diciptakan oleh Joseph Luft dan Harrington Ingham, nama Johari sendiri merupakan gabungan dari kedua nama penemunya sekalipun terkesan ke-indonesia-indonesia-an.
Dalam konsep Jendela Johari (Johari Window), tiap orang akan diberikan 55 kata sifat yang akan dibagi dalam 4 kamar, seperti pada gambar berikut.
Yang menarik bagi saya adalah keberadaan kamar ke 2 (kanan atas), yaitu kondisi sifat yang kita tidak tahu, tetapi orang lain tahu. Kuadran atau kamar ini disebut sebagai Blind Spot atau Titik Buta. Untungnya terdapat orang lain yang tahu dan dapat memberi tahu kita.
Dari hal ini, saya teringat akan ayat:
Mazmur 139:1-4 (TB) Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi. Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.
Tuhan adalah pribadi yang paling tepat untuk menunjukkan jalan kita. Kita harus sadar bahwa terdapat hal-hal yang di luar kemampuan-kemampuan kita. Terdapat banyak hal yang tidak kita ketahui, bahkan hal-hal tentang diri kita sendiri. Misalnya: kita bisa tidak sadar bahwa diri kita ini pemarah, karena kita sedang berfokus pada tujuan tertentu. Atau kita mungkin sebenarnya pelit, tetapi kita tidak sadar karena itu sudah menjadi kebiasaan.
Dapat dikatakan, Tuhan tahu segala hal tentang kita, termasuk sifat-sifat kita. Dalam keempat kamar (kuadran) pada diagram di atas, kita sadar bahwa semuanya ada di dalam pengetahuan Tuhan. Karena itulah dalam mazmurnya, Daud berkata:
Mazmur 139:6 (TB) Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.
Dengan demikian, seharusnya kita sadar, Tuhan adalah penasehat terbaik hidup kita. Ia disebut ‘Penasehat Ajaib’. Ada Roh Kudus yang selalu menuntun setiap jalan kita. Sungguh luar biasa bahwa ada Allah yang begitu Maha Kuasa dan Maha Tahu yang mau hadir dan ikut campur dalam hidup kita.
Kolose 1:27 (BIMK) Kepada umat-Nya itu Allah mau menyatakan betapa baiknya dan agungnya rahasia-Nya itu untuk seluruh umat manusia. Rahasia itu ialah: Kristus ada dalam dirimu, yang berarti kalian akan turut menikmati kebesaran Allah.
Ada Kristus dalam diri kita. KeberadaanNya dapat memberikan dampak yang luar biasa dalam kehidupan kita. Ia akan membantu kita untuk menyembuhkan luka-luka kita, membawa kita untuk bangkit kembali, dan membuat kita menuju pada tujuan hidup kita.
Lalu apa yang dapat kita lakukan?
Mazmur 139:23 (TB) Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;
Petikan ayat di atas menggambarkan apa yang Daud lakukan dalam menanggapi fakta bahwa Tuhan ada dan peduli akan kita. Ia mengundang Tuhan untuk masuk dan bekerja secara utuh dalam hidupnya. Inilah yang dapat kita lakukan. Karena Tuhan, Ia yang paling mampu untuk membawa kita pada masa depan yang sempurna.
(Gambar dari berbagai sumber)









