Kita mungkin sangat sering mendengar atau membaca mengenai hal-hal motivasional atau cara menuju sukses. Kita mungkin juga sudah sangat sering mengerti bahwa sikap adalah kunci menuju kesuksesan. John C. Maxwell dalam bukunya “Difference Maker” berkata bahwa sikap yang benar bukan segala-galanya, masih ada beberapa hal lainnya yang merupakan kunci menuju kesuksesan, tapi sikap adalah faktor pembeda, atau hal yang membuat kita berhasil.Ya, ada beberapa faktor lain untuk menuju sukses, sebut saja bakat. Kita tidak bisa menampik bahwa bakat juga berperan penting. Ada orang yang dilahirkan dengan bakat yang sangat besar, sehingga tanpa banyak latihan pun ia dapat melakukan sesuatu dengan baik. Tapi, sikap adalah faktor pembedanya. Sikaplah yang membuat seseorang mencapai puncak.
Dan hal ini dapat kita praktekkan di hampir semua segi kehidupan, tidak peduli apakah kita seorang penjual, produsen atau penulis buku. Dalam bukunya, John C. Maxwell berkata ada beberapa hal yang dapat kita lakukan yang menjadikan sikap sebagai aset terbesar yang dapat kita miliki. Pertama adalah mengevaluasi. Dalam hal ini benar-benar mengevaluasi. Bahkan Maxwell sampai mengajak pembaca buku tersebut untuk berhenti dahulu, jika saat mereka membaca bagian tersebut tapi tidak berhenti dan mengevaluasi. Untuk dapat memiliki sikap yang positif, kita harus terlebih dahulu mengetahui sikap-sikap negatif kita. Dan setelah itu, bertangunggjawablah terhadap setiap sikap kita.
Selanjutnya adalah memiliki keinginan dan kebiasaan untuk berubah. Karena untuk menjadi besar, benda apapun di dunia harus bertumbuh. Dan bertumbuh berarti berubah. Tidak ada satu hal pun di dunia yang tidak berubah. Jadi adalah hal yang bodoh bagi kita jika kita tidak berubah. Perubahan harus terjadi pada pikiran dan sikap yang muncul. Mengembangkan kebiasaan yang baik akan menjaga sikap positif kita dan menahan sikap negatif kita untuk kembali.
Dan yang terakhir adalah mengatur keputusan kita. Mengatur keputusan berbeda dengan mengambil keputusan. Mengatur keputusan jauh lebih penting dari sekedar mengambil keputusan, karena itulah yang akan membuat keputusan kita terus berjalan. Mengatur keputusan berarti mengambil langkah-langkah untuk menjalankan keputusan tersebut.
Jika boleh dianalogikan, sikap adalah faktor kali. Tanpa bakat, berapa besar pun sikap yang kita miliki, maka kesuksesan tidak akan tercapai. Tapi bakat saja tidak cukup untuk mencapai kesuksesan. Butuh sikap yang benar yang membuat bakat kita melejit. Butuh sikap yang benar untuk mencapai mimpi kita.





