Masihkah rumahmu nyaman?

Mungkin desiran ombak hanyalah satu-satunya yang bisa kita lihat

Saat semua limbah mengarah ke muara
Laut biru telah hilang membunuh tawa di dalamnya

Langit biru menjadi satu-satunya hal yang bisa kita lihat
Saat mendongak ke atas
Tidak ada lagi kicauan burung yang bersarang

Tapi di kota, langit tidak biru
Menghitam, batuk, hujan asam
Sekarang, kami harus memakai masker untuk keluar rumah

Tiap hari ada saja spesies yang punah
Tidak ada lagi tempat di dunia yang masih perawan
Digali, dibor, ditebang, dirampas

Atas nama kesejahteraan dunia semuanya dilakukan
Alam menolak, ia melawan… Apakah ia salah?
Bahkan padi pun tidak bisa tumbuh lagi
Iklim telah berubah, musim telah bergeser

Siapa pelakunya? Siapa yang harus dituduh?
Tentu manusia! Masak monyet?
Kita dan mereka telah bertanggungjawab
Atas tindakan kejahatan yang tidak pernah kena hukuman

Pemerintah tidak sanggup menanggulanginya
Greenpeace hanya menyerukan saja
Hanya kita dan hati nurani kita saja yang berurusan
Apakah kamu mau ambil bagian?
Menjadikan dunia menjadi tempat yang nyaman?

(gambar diambil dari kunaifi.files.wordpress.com dan g-help.or.id/images)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *