begitulah judul dari detikINet, 27/06/2008. Dikatakan bahwa kuil Shaolin paling terkenal di china yang pernah digunakan oleh David Carradine untuk syuting tersebut melaunching websitenya, www.taobao.com, yang menjual berbagai macam produk seperti sepatu, teh, kaos, sandal, buku jurus kungfu hingga sumpit ramah lingkungan.
Menarik sekali mengingat film Shaolin jaman dahulu. Mereka mengajarkan tentang self controlling yang begitu ketat yang pada intinya adalah untuk menyangkal diri terhadap semua keduniawian.
Kalau biasanya kita lihat di film-film, maka kita tahu bahwa penghasilan utamanya biasanya berasal dari sumbangan. Nah, ternyata, kuil Shaolin tidak seperti yang kita lihat. Ternyata, mereka juga manusia, bukan cuma rocker yang manusia, jika merujuk pada lagu dari Seurieus. Ternyata, bagi mereka, penting juga untuk bertahan hidup.
Namun, bagaimanapun, ada satu hal yang bisa kita pelajari. Kita tidak boleh hidup dan bertahan hanya dengan “yang itu-itu saja”. Perlu adanya inovasi yang baru. Perlu adanya gebrakan yang memang memberikan dampak dan hasil yang signifikan. INOVASI!!! Adanya inovasi akan membuat kita makin maju. Adanya inovasi menjadi sebuah batu lompatan.
Dan inovasi berarti adalah kekreatifitasan. Tanpa kekreatifitasan, tidak ada inovasi. Cara yang dilakukan oleh kuil Shaolin ini saya rasa tidak terlalu buruk. Ada satu kesalahan terbesar yang dilakukan oleh seorang manusia, jika ia hanya bertahan hanya pada satu pakem. Manusia itu dinamis, begitu juga hal yang kita geluti. Tidak boleh statis, dan hanya bertahan pada satu hal, itulah yang saya maksud dengan “yang itu-itu saja”.
Kekreatifitasan harus kita tempatkan menjadi sesuatu hal yang utama, karena kekreatifitasanlah yang membuat hidup kita berarti, bagi diri kita sendiri dan bagi sesama kita. Hanya pada saat kita bisa membagikan apa yang kita punya saja lah, maka kita akan berarti.
(sumber gambar dari detikInet)






